Apes, 2 Perampok Kedai McDonald's Dihajar Pasukan Khusus Perancis

Kompas.com - 08/06/2016, 15:13 WIB
Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) dianggap sebagai salah satu unit pasukan khusus anti-teror paling efektif di Eropa. AFPGroupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) dianggap sebagai salah satu unit pasukan khusus anti-teror paling efektif di Eropa.
EditorErvan Hardoko

PARIS, KOMPAS.com — Nasib sial menaungi dua pria yang berencana merampok sebuah kedai McDonald's di kota Besancon, wilayah timur Perancis.

Sebab, pada saat yang sama, sebanyak 11 personel pasukan khusus Perancis sedang menyantap makanan di tempat itu.

Kedua pria itu menerobos masuk ke kedai makanan cepat saji asal AS tersebut, menembakkan senapan, dan meminta pegawai McDonald's menyerahkan uang sebanyak 2.000 euro atau sekitar Rp 15 juta yang ada di dalam mesin kasir.

Sayangnya, kedua perampok itu tak sadar sebanyak 11 orang anggota pasukan khusus Perancis yang sedang cuti ada di antara para pengunjung kedai. Dalam hitungan detik, situasi berubah dan kedua perampok itu yang "terjebak" dalam masalah.

Merasa kedua perampok itu mengganggu acara makan mereka, para anggota pasukan khusus Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) itu langsung terpanggil untuk mencegah para perampok itu kabur.

Anggota pasukan yang dianggap sebagai salah satu unit anti-teror paling efektif di Eropa itu langsung menghajar salah seorang perampok saat hendak meninggalkan kedai.

Sementara itu, seorang perampok lainnya, yang menolak perintah untuk meletakkan senjata, akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di perutnya.

Kedua tersangka perampok yang berusia 20-an itu berasal dari kawasan Mombeliard, tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Besancon untuk mendapat perawatan.

GIGN adalah unit Angkatan Darat Perancis dengan spesialisasi kontra-terorisme, penyelamatan sandera, pengamanan pejabat pemerintah, dan pemberantasan organisasi kriminal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.