Kompas.com - 07/06/2016, 20:46 WIB
Para petugas berbaris dan memberi penghormatan terakhir untuk Bretagne saat dibawa ke dokter hewan untuk disuntik mati. news.com.auPara petugas berbaris dan memberi penghormatan terakhir untuk Bretagne saat dibawa ke dokter hewan untuk disuntik mati.
EditorErvan Hardoko

HOUSTON, KOMPAS.com — Anjing terakhir yang ikut bertugas mencari korban tragedi World Trade Center pada 11 September 2001 di New York, Senin (6/6/2016), mati dalam usia 16 tahun.

Bretagne, anjing jenis golden retriever milik Denise Corlis asal Texas itu, disuntik mati setelah kondisi kesehatannya memburuk seiring dengan usianya yang menua.

Bretagne baru berusia dua tahun saat dia dan Denise menjadi bagian dari gugus tugas Texas 1 yang dikirim ke lokasi puing-puing WTC di Manhattan, New York, untuk mencari para korban tragedi itu.

Denise dan Bretagne bertugas selama 12 jam sehari selama dua pekan untuk mencari para korban. Seusai tugasnya itu, Bretagne kemudian menjadi anjing terapi bagi para korban selamat tragedi WTC.

Tak berhenti di New York, Bretagne juga ikut bertugas mencari para korban badai Katrina dan badai Rita, beberapa tahun yang lalu.

Bretagne pensiun dari gugus tugas Texas 1 pada 2009 dan bekerja untuk tim SAR pasukan pemadam kebakaran setempat.

Bretagne dan Denise pernah bertemu mantan Presiden George HW Bush tahun lalu dan dinominasikan dalam penghargaan Hero Dog dari American Humane Association pada 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Denise dan keluarganya memutuskan untuk mengakhiri penderitaan Bretagne yang mengalami gagal ginjal akibat usia tuanya.

Lebih dari 20 orang petugas berseragam berbaris rapi dan memberikan penghormatan terakhir kepada Bretagne saat dia dibawa menuju ke rumah sakit hewan di kota Houston, Texas.

Setelah dipastikan mati, selembar bendera AS ditaruh di atas tubuh anjing itu saat dia dibawa keluar dari rumah sakit hewan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.