Kompas.com - 07/06/2016, 18:05 WIB
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com — Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang makin terdesak kembali dikabarkan mengeksekusi anggota mereka sendiri.

Menurut seorang pejabat senior intelijen Irak, hukuman mati itu dilakukan setelah beberapa serangan udara koalisi pimpinan AS menewaskan sejumlah tokoh senior ISIS, salah satunya Abdul Rahman Mustafa al-Qaduli, orang nomor dua ISIS.

Pejabat intelijen Irak ini mengatakan, puluhan anggota ISIS dan warga sipil itu dieksekusi karena dituduh menjual informasi kepada koalisi demi mendapatkan uang untuk kabur.

Puluhan orang itu dieksekusi dengan cara yang tak lazim, yaitu mereka direndam di dalam tong berisi cairan asam sehingga mereka tewas perlahan-lahan dengan cara yang sangat menyakitkan.

Bukan kali ini saja ISIS mengeksekusi anggotanya dengan cara yang mengerikan. Bulan lalu, dilaporkan ISIS memasukkan beberapa anggotanya yang dianggap berkhianat ke lemari pendingin jenazah dan membiarkan mereka tewas perlahan.

Sejumlah sumber mengatakan, para anggota ISIS itu dimasukkan ke dalam lemari pendingin selama 24 jam. Setelah dipastikan tewas, jasad mereka ditaruh di jalan utama kota Mosul sebagai bentuk peringatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.