Kompas.com - 07/06/2016, 14:49 WIB
EditorPascal S Bin Saju

VIENNA, KOMPAS.com -  Korea Utara tampaknya telah membuka kembali fasilitas nuklirnya di Yongbyon untuk memproduksi plutonium dengan bahan bakar bekas reaktor nuklir.

Badan Energi Aton Internasional (IAEA) mengungkapkan hal itu pada Senin (6/6/2016) di Vienna, Austria.

Pyongyang pada tahun 2013 telah berjanji  untuk menghidupkan kembali semua fasilitas nuklirnya, termasuk reaktor utama di situs Yongbyon yang telah ditutup sejak 2007.

Yongbyong telah berada di pusat program senjata nuklir Korea Utara dan juga telah lama menjadi sorotan publik internasional, yang dipelopori AS dan Barat.

Dilaporkan pada September,  bahwa Yongbyon telah beroperasi dan bekerja untuk meningkatkan "kualitas dan kuantitas" senjata nuklir Korut.

Sejak Yongbyon beroperasi kembali, Korea Utara secara luas diyakini telah melakukan uji coba nuklir.

IAEA, yang tidak memiliki akses ke Korea Utara dan hanya memantau lewat citra satelit. Telah teralihat peningkatan aktivitas di situs nuklir Yongbyon uang berkaitan dengan reaktor lima megawatt itu.

Ada perluasan fasilitas dan kegiatan berkaitan dengan pengolahan. Menurut IAEA,  sejak tahun lalu telah terlihat tanda-tanda kembali  aktifnya Yongbyon, termasuk di reaktor utamanya.

Informasi itu sesuai dengan temuan situs pengawas Amerika 38 North yang melaporkan pada bulan April semburan asap dideteksi dari pabrik di instalasi pemrosesan ulang Yongbyon.

Kepala IAEA Yukiya Amano mengatakan karena badan itu tidak mempunyai pemantau di Korea Utara, IAEA tidak bisa memastikan mengenai kegiatan langsung di Korea Utara. 

Namun, “Ada indikasi pabrik pengolahan di Yongbyon telah diaktifkan kembali," kata seorang juru bicara IAEA pada hari Senin.

"Ada kemungkinan bahwa itu pemrosesan kembali bahan bakar bekas," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.