Kompas.com - 04/06/2016, 10:30 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

Bernard Oriol, seorang pensiunan, menjadi saksi mata derasnya banjir di dekat Notre Dame. "Ini spektakuler dan kami mungkin tidak akan pernah melihatnya yang seperti ini," katanya.

"Ini telah mengubah lanskap. Anda tidak pernah melihat air ini dekat dengan Notre Dame. Semua kapal pesiar tak beroperasi," katanya.

Di dermaga di Saint-Michel dipasang tanda peringatan tentang risiko banjir. Kereta komuter tidak beroperasi.

Jalur kereta cepat yang biasanya membawa 500.000 penumpang per hari sepanjang tepi Sungai Seine dan keluar menuju Versailles telah ditutup.

Demikian pula stasiun metro Saint-Michel telah ditutup setelah air mulai merembes masuk kawasan itu.

Louvre, museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, yang berada di tepi sungai, juga tutup sejak Jumat pagi.

Wali Kota Paris Anne Hidalgo menggelar pertemuan darurat untuk membahas ancaman dan penanggulangan bencana alam banjir itu.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.