Diperketat, Izin Operasi Implan Payudara dan Sedot Lemak

Kompas.com - 03/06/2016, 22:15 WIB
Implan payudara yang digunakan dalam operasi plastik

AFP: Christophe SimonImplan payudara yang digunakan dalam operasi plastik
EditorGlori K. Wadrianto

SYDNEY, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan di negara bagian New South Wales, Australia memperketat prosedur operasi plastik.

Kebijakan ini diambil setelah beberapa wanita mengalami komplikasi serius usai operasi.

Menteri Kesehatan New South Wales Jillian Skinner mengatakan, mulai tahun depan, tindak operasi seperti operasi payudara, penyedotan lemak atau pengecilan perut hanya bisa dilakukan di fasilitas yang memiliki perizinan serupa dengan RS swasta.

"Laporan mengenai komplikasi yang diderita beberapa pasien telah menimbulkan kekhawatiran publik mengenai tindak operasi yang dilakukan beberapa orang." kata Skinner.

Selanjutnya, izin bagi dokter bedah plastik akan sama dengan yang berlaku untuk RS swasta.

Ini artinya artinya dokter tidak lagi dizinkan melakukan operasi besar seperti operasi payudara di fasilitas yang bukan klinik kesehatan.

"Perubahan ini akan dimaksudkan untuk memastikan keamanan bagi pasien yang melakukan tindak operasi plastik tertentu." kata Skinner.

Fasilitas yang sekarang belum memiliki izin diberi waktu sembilan bulan untuk mendapatkan izin tersebut.

Sebelumnya, pengkajian aturan operasi plastik ini mulai dilakukan bulan September 2015.

Kala itu, seorang wanita dibawa ke RS, karena terkena serangan jantung sehabis menjalani operasi pembesaran payudara.

Dia adalah wanita kedua dalam waktu sembilan bulan yang mengalami serangan jantung setelah menjalani operasi di The Cosmetic Institute (TCI).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X