Kompas.com - 03/06/2016, 17:56 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Seorang politisi di Filipina mengaku telah membayarkan uang senilai lebih dari 3.300 dollar AS atau Rp 45 juta untuk sejumlah anggota polisi yang "sukses" membunuh para penyelundup narkoba.

Ini merupakan pengumuman "reward" pertama sejak Presiden terpilih Rodrigo Duterte mengumandangkan "sayembara" yang berisi hadiah untuk mereka yang membunuh pelaku kriminal.

Duterte yang memenagi pemilihan presiden bulan lalu menyerukan bahwa dengan membunuh setidaknya puluhan dari ribuan pelaku kriminal, maka tingkat kejahatan di negeri itu akan terhapus.

Lalu, pada minggu ini dia menyebut telah menyedia sejumlah uang untu para penegak hukum yang berhasil membunuh para pelaku kejahatan narkoba. 

Adalah Tomas Osmena, Wali Kota terpilih di Cebu, -kota nomor dua terbesar di Filipina, yang juga membuka sayambara serupa.

Melalui akun Facebook-nya, Kamis malam, Osmena mengaku telah membayar uang untuk polisi yang membunuh tiga gembong narkoba di wilayah tersebut.

Osmena dalam sejumlah komentarnya di linimasa Facebook-nya, mengaku merayakan kematian tiga pelaku kriminal itu.

Dia pun mengecam upaya Komisi Hak Asasi Manusia, --sebuah badan sesuai amanat konstitusional, yang menyelidiki pembunuhan yang terjadi pada 28 Mei tersebut. 

 "CHR = Criminals. Have. Rights," tulis Osmena yang mengganti kepanjangan dari CHR untuk Komisi Hak Asasi Manusia. 

Selanjutnya, Osmena menyebutkan, salah satu pelaku kriminal yang dibunuh tersebut adalah Rowen Secretaria. Dia dikenal sebagai bandar narkoba terbesar di Cebu. 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.