Kompas.com - 02/06/2016, 11:39 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama langsung menerima pemaparan terkait insiden penembakan yang terjadi di Kampus UCLA, Los Angeles, Rabu (1/6/2016) waktu setempat.

Saat menerima pemaparan, Obama sedang berada di pesawat kepresidenan Air Force One.

Menurut Juru Bicara Gedung Putih Josh Earnest, Obama telah meminta sebuah tim untuk terus memberikan informasi terbaru terkait insiden yang menewaskan dua orang ini.

Baca: Saat Penembakan, Selama 1,5 Jam Saya Hanya Gemetar...

Seperti yang telah diberitakan, beberapa jam kampus itu diliputi ketegangan.

Para pejabat di UCLA mengumumkan bahwa kelas-kelas perkuliahan akan kembali diselenggarakan pada Kamis (2/6/2016), kecuali kampus fakultas teknik yang ditutup hingga Senin depan.

UCLA memiliki lebih dari 43.000 mahasiswa. Kampus ini berada di daerah Westwood, Los Angeles, dan merupakan salah satu kampus ternama dalam sistem Universitas California.

"Tidak bisa dipercaya bahwa ini terjadi di UCLA," kata Sam Zheng (38), peneliti yang sedang bekerja di gedung teknik pada saat penembakan terjadi.

Baca: Penembakan di Kampus di California, 2 Orang Tewas

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP/AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.