DK PBB Keluarkan Kecaman Keras Menyusul 3 Upaya Peluncuran Misil Korut

Kompas.com - 02/06/2016, 10:39 WIB
Korea Utara melakukan uji coba nuklir dalam beberapa pekan terakhir setelah uji coba keempat nuklirnya pada 6 Januari lalu. KCNAKorea Utara melakukan uji coba nuklir dalam beberapa pekan terakhir setelah uji coba keempat nuklirnya pada 6 Januari lalu.
EditorGlori K. Wadrianto

NEW YORK, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB mengeluarkan kecaman keras terhadap tiga upaya peluncuran misil yang gagal oleh Korea Utara.

Dewan Keamanan PBB menyebut hal itu sebagai bentuk pelanggaran berat, yang terkait dengan program uji senjata nuklir Korut.

Korea Utara didesak untuk mengakhiri pelanggaran dengan menghentikan semua tes nuklir dan aktivitas rudal balistik. 

Negara itu pun diminta mematuhi lima resolusi sanksi yang diberlakukan sejak uji coba nuklir pertama negara itu pada tahun 2006.

Pernyataan ini disepakati 15 anggota DK PBB dengan merujuk para upaya ujicoba Korut pada 31 Mei, 27 Mei, dan 28 April lalu. 

Ulah Korut dalam mengembangkan teknologi persejataan nuklir ini sekaligus menaikkan ketegangan di kawasan itu.

Selanjutnya, DK PBB mengajak seluruh negara di dunia untuk menggandakan upaya dalam penerapan sanksi kepada Korut. Terutama sanksi terberat yang telah dijatuhkan bulan Maret lalu.

Sebelumnya, DK PBB telah bereaksi atas pengumuman Pyongyang yang mengklaim telah melakukan uji bom hidrogen, pada 6 Januari.

Selain itu, mereka juga menluncurkan satelit dengan roket yang kemudian mengundang kecaman dari banyak negara di dunia.

Sementara, Pyongyang berkeras bahwa senajata nuklir itu dibuat untuk kebutuhan pertahanan. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X