Kompas.com - 25/05/2016, 19:04 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Serangan misoginis terhadap Tsai, seorang pendukung setia kemerdekaan bagi negara pulau tersebut dari China, itu dinilai menjijikkan.

Para pengeritik mengatakan, apa yang disampaikan Wang mengekspresikan kebencian China atas Taiwan. China telah diresapi oleh faham seksisme.

“Ini adalah hal terbodoh dan paling ofensif yang pernah saya baca sepanjang usia saya,” tulis seorang pengguna di situs microblog Sina Weibo, seperti dilaporkan BBC.

“Banyak wanita di luar negeri mengagumi kegigihan dan kemampuan Tsai, karena kenyataannya memang dia kuat dan mandiri.”

Tsai Ing-wen, seorang sarjana dari London School of Economics,  dilantik menjadi Presiden Taiwan pada 20 Mei lalu. Ia adalah pemimpin pro-kemerdekaan pertama Taiwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Ibtimes
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.