Kompas.com - 24/05/2016, 11:30 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorGlori K. Wadrianto

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Kerusuhan yang terjadi di penjara yang berada di wilayah timur laut Brazil akhir pekan lalu, menyebabkan 14 narapidana tewas.

Keterangan resmi itu diberikan otoritas setempat, Senin (23/5/2016) seperti dikutip dari Kantor Berita AFP. 

Berdasarkan laporan media setempat, kerusuhan berawal dari aksi mogok yang dilakukan oleh para penjaga penjara.

Hal itu membuat semacam persaingan yang berujung bentrokan di antara dua kelompok narapidana. Kerusuhan pun pecah di penjara yang ada di negara bagian Ceara.

"Saya menyatakan penyesalan yang mendalam atas apa yang terjadi. Selanjutnya, kami, bersama-sama dengan pasukan keamanan, menjamin stabilitas keamanan di dalam penjara secepat mungkin," ungkap Gubernur Camilo Santana melalui akun Facebook. 

Dia pun menyerukan adanya penegakan hukum dari pasukan penjaga keamanan nasional terhadap kasus ini. 

Sementara itu, pejabat di penjara setempat mengatakan, hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan tentang latarbelakang dan penyebab kerusuhan mematikan itu. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu disebutkan, polisi dan penjaga penjara menemukan terowongan darurat di salan satu penjara. "Namun belum ditemukan kepastian, apakah ada narapidana yang lolos," ungkap pejabat tersebut. 

Saat ini pula, pemogokan dari para penjaga penjara sudah berakhir. 

Selama ini, penjara di Brazil dikenal sangat padat penghuni. Mereka umumnya adalah pelaku kriminal terkait kejahatan berkelompok.

Sebuah kelompok Hak Asasi Manusia menyebut kondisi

Kelompok pengawas hak asasi manusia menyebut kondisi di penjara Brazil sebagai bencana kemanusiaan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.