Kompas.com - 12/05/2016, 18:59 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

Visi dan misinya yang pro-rakyat menjadi salah satu kunci kemenangan Khan. Kini ia ingin menepati janji-janji kampanyenya.

”Sekarang kerja keras dimulai. Mari kita membuat London menjadi lebih baik untuk semua Londoners,” kata Khan pada saat pengambilan sumpah jabatan di Katedral Southwark, London, Sabtu.

”Saya ingin setiap warga London mendapatkan kesempatan yang diberikan kota ini kepada saya dan keluarga saya. Kesempatan tidak hanya untuk bertahan hidup, tetapi untuk berkembang,” lanjutnya.

Khan menegaskan, dirinya ada untuk mewakili semua warga London dan untuk mengatasi ketimpangan di London. Sekarang kesempatan baginya untuk mulai memberi bukti.

Cita-citanya ialah membuat London kota yang lebih adil dan lebih toleran, terbuka, dapat diakses oleh semua, dan semua dapat hidup serta sejahtera bebas dari prasangka.

Dari keluarga migran
Khan tidak memiliki awal yang istimewa dalam hidupnya. Dia adalah anak kelima dari delapan saudara dari orangtua yang merupakan migran dari Pakistan.

Ayahnya, Amanullah Khan, adalah sopir bus. Ibu, Sehrun, seorang penjahit.

Sejak usia dini, Khan menunjukkan tekad kuat untuk mengesampingkan kepentingan dirinya sendiri.

Semasa mahasiswa, ia menyukai sepak bola, tinju, dan kriket. Ia penggemar berat klub Liverpool. Dia juga pernah belajar matematika dan sains.

Kemudian, Khan beralih ke studi hukum atas dorongan seorang guru yang mengatakan kepadanya, ”Kamu selalu berdebat.”

Ia lalu menjadi pengacara di firma hukum Christian Fisher.

Dia menjadi anggota Partai Buruh sejak usia 15 tahun dengan haluan kiri lunak dan secara ideologis berpaham demokrasi sosial.

Sebuah paham politik yang sering disebut sebagai kiri atau kiri moderat yang muncul pada akhir abad ke-19 berasal dari gerakan sosialisme.

Sebelum menjadi Wali Kota London, Khan adalah Muslim pertama yang menjadi menteri dalam kabinet era Perdana Menteri Gordon Brown pada tahun 2008. (GUARDIAN/BBC/REUTERS/AFP)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.