Sesudah Diperkosa Ayahnya, Gadis Malang Ini Dicambuki Para Tetua Adat

Kompas.com - 11/05/2016, 07:36 WIB
Ilustrasi korban perkosaan. ShutterstockIlustrasi korban perkosaan.
EditorPascal S Bin Saju

MAUJE JAWALWADI, KOMPAS.com — Malang benar nasib gadis remaja berusia 13 tahun ini. Setelah menjadi korban pemerkosaan ayahnya, ia dicambuki bergantian oleh 10 tetua adat di kampungnya.

Peristiwa itu direkam telepon genggam salah satu warganya, seperti dilaporkan Washington Post pada Selasa (10/5/2016), yang menginvestigasi kejadian itu di sebuah kampung di India.

Awalnya gadis remaja itu ketahuan diperkosa oleh ayahnya. Ia pun dipanggil oleh enam tokoh masyarakat di kampung untuk dihakimi.

Dengan berpakaian merah muda, gadis itu duduk di tanah di depan tetua kampung. Salah satu sesepuh marah besar dan menunjuk-nunjuk korban. Ia mengamuk dan berkata, “Gadis itu harus dihukum!”


Seorang penduduk desa lalu mengikat pinggang gadis itu dengan tali, memegang salah satu ujung tali itu, dan mengacungkan salah satu ranting pohon ke udara.

Gadis itu menundukkan kepalanya. Cambukan pertama mendarat di badannya, lalu disusul yang lain,  hingga semua 10 orang mencambukinya. Gadis remaja itu meraung-raung kesakitan.

Orang-orang yang berkerumun di sekitarnya kemudian berkata, “Cukup, cukup!”. Namun, tidak ada yang bergerak untuk menghentikan pencambukan itu.

Akhirnya pria terakhir melemparkan tongkatnya. Penyiksaan pun berakhir.

Korban pemerkosaan dan penyiksaan massal oleh sesepuh kampung itu diperkirakan berusia 13 tahun, atau mungkin 15 tahun. Keluarganya pun tidak tahu pasti umur gadis itu.

Perempuan kecil itu tidak pernah menginjakkan kaki di sekolah dan telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk bekerja keras di rumah.

Gadis itu kadang-kadang mengemis untuk mendapatkan makanan dan tampil di acara akrobatik ayahnya dengan upah 20 rupee atau sekitar Rp 3.900.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X