Rodrigo Duterte Akan Batasi Operasi Tempat Karaoke dan Larang Minuman Keras

Kompas.com - 10/05/2016, 21:58 WIB
Rodrigo Duterte Reuters/Czar DancelRodrigo Duterte
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com - Ternyata bukan hanya para penjahat dan pengedar narkoba yang menjadi incaran Rodrigo Duterte, wali kota Davao yang hampir pasti menjadi presiden baru Filipina.

Duterte juga berencana untuk membatasi jam operasi rumah karaoke, melarang warga minum-minum di tengah malam dan jam malam bagi anak-anak yang tak ditemani orangtua.

Semua rencana ini sudah dilakukan Duterte selama menjabat sebagai wali kota Davao.

Mengapa tempat karaoke menjadi incaran Duterte? Sebab, banyak pertengkaran yang berakibat fatal dimulai di tempat-tempat karaoke.

Bahkan di Davao, Duterte melarang rumah karaoke beroperasi di atas pukul 21.00. Kebijakan ini yang kemungkinan akan diterapkan di level nasional.

Kebijakan Davao lain yang akan dibawa ke tingkat nasional kemungkinan adalah larangan mengonsumsi minuman keras di atas pukul 01.00 dini hari dan jam malam untuk anak-anak pada pukul 22.00.

Bagi para penentang Duterte, berbagai aturan ini menjadi bukti nyata tendensi pria ini menjadi seorang pemimpin otoriter.

Apalagi sebelumnya Presiden Benigno Aquino menyamakan Duterte dengan Adolf Hitler dan menyebutnya sebagai "calon diktator".

Namun, orang dekat Duterte, Peter Lavina bersikukuh, langkah-langkah keras inilah yang membuat Duterte populer di mata pendukungnya terutama di kota Davao.

"Larangan konsumsi minuman keras dilakukan karena kita tetap harus bekerja di keesokan hari. Kami melarang karaoke memutar musik terlalu keras karena semua orang harus beristirahat," ujar Lavina.

"Lalu jam malam untuk anak-anak adalah untuk memastikan mereka berada di rumah, beristirahat dan mempersiapkan diri untuk bersekolah di pagi hari," tambah Lavina.

Dua peraturan lain yang diterapkan Duterte di kota Davao adalah larangan merokok di ruang publik dan batas kecepatan kendaraan bermotor 30 kilometer per jam.

Namun belum diketahui apakah kedua aturan tentang merokok dan batas kecepatan kendaraan juga akan diterapkannya di tingkat nasional.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Telegraph
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X