Rodrigo Duterte Soroti Laut China Selatan dan Perombakan Konstitusi

Kompas.com - 10/05/2016, 12:18 WIB
Rodrigo Duterte Reuters/Czar DancelRodrigo Duterte
EditorPascal S Bin Saju

DAVAO, KOMPAS.com – Perain suara terbanyak dalam Pilres Filipina, Rodrigo Duterte (71), yang yakin bahwa dia akan menjadi presiden, berencana akan merombak konstitusi dan membahas sengketa Laut China Selatan.

Duterte, yang dijuluki ‘Trump dari Timur’ juga berencana akan mengajukan perubahan sistem pemerintahan parlementer dan tata pemerintahan persatuan dengan lebih memberdayakan provinsi-provinsi.

“Hal itu memerlukan kesepakatan nasional yang luas, dimulai dengan mengajukan permintaan kepada kongres untuk menyelenggarakan pembahasan konstitusi,” kata Peter Lavina, juru bicara Duterte, dalam jumpa pers, Selasa (10/5/2016) di Davao.

"Akan ada perubahan besar dalam undang-undang dasar kita," kata Lavina ketika mengutarakan tentang langkah-langkah pertama pemerintahan Duterte.

Hasil penghitungan sementara hingga Selasa oleh Komisi Pemilu Filipina menyebutkan, Duterte telah meraih 39 persen suara dari 90 persen surat suara yang telah dihitung.

Dari jumlah tersebut, Wali Kota Davao itu telah unggul lima juta suara dari saingan terdekatnya, mantan Menteri Dalam Negeri Manuel Roxas.

Pada Senin (9/5/2016),   Duterte mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi Presiden Filipina, ia akan menyerukan pembicaraan multilateral untuk mengatasi sengketa Laut China Selatan.

Bersama negara-negara tetangga yang terlibat klaim di Laut China Selatan, Duterte juga berharap AS  dan Jepang dilibatkan.  

Duterte mengatakan, China harus menghormati zona ekonomi eksklusif Filipina di perairan lepas pantai. Kedua negara harus sama-sama bekerja melakukan eksploitasi minyak dan gas di lepas pantai melalui kemitraan.

"Jika kita menghendaki perusahaan patungan, bagus. Saya mendukung berbagi seperti itu," ujarnya kepada sejumlah wartawan di Davao, Filipina selatan.

Pria berusia 71 tahun ini mendapat dukungan luas karena berjanji akan mengatasi kriminalitas di Filipina dengan tegas. Dia antara lain mengatakan akan membunuh ribuan penjahat.

Komentar kontrovesial lainnya adalah tentang pemerkosaan dan pembunuhan seorang misionaris perempuan asal Australia di penjara Davao, tahun 1989.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X