Kompas.com - 09/05/2016, 16:34 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MOGADISHU, KOMPAS.com - Sebuah mobil yang digunakan sebagai senjata dalam serangan bom bunuh diri, ditabrakkan ke kantor polisi lalu lintas di pusat Kota Mogadishu, Somalia.

Seorang petugas kepolisian Mohamed Hassan, seperti dikutip dari Kantor Berita Associated Press, Senin (9/5/2016), menyebutkan, empat orang tewas dan sembilan terluka dalam insiden ini.

Empat orang tewas dalam peristiwa ini, Mereka adalah dua petugas kepolisian, dan dua anggota teroris bersenjata.

Dua pelaku serangan sempat turun dari mobil dan mencoba melakukan serangan ke dalam kantor yang berada di Distrik Abdiaziz. Dua teroris ini kemudian ditembak mati. 

Kelompok pemberontak Somalia, al-Shabab, mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.

Meskipun telah didorong keluar dari kota-kota besar di Somalia, anggota kelompok al-Shabab, --yang memiliki hubungan dengan kelompok teroris al-Qaeda, terus melakukan serangan gerilya yang mematikan di seluruh negeri itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.