Kompas.com - 08/05/2016, 21:51 WIB
Anjing jenis alsatian atau gembala jerman yang banyak digunakan dalam kemiliteran. Daily StarAnjing jenis alsatian atau gembala jerman yang banyak digunakan dalam kemiliteran.
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com — Seekor anjing jenis alsatian atau gembala jerman didaulat sebagai pahlawan setelah ikut menyelamatkan pasukan khusus Inggris, SAS, yang dikepung ISIS di Irak.

Menurut sejumlah laporan, sebuah konvoi kendaraan milik pasukan SAS baru saja kembali dari menggelar latihan 10 hari bersama pasukan Peshmerga Kurdi di Irak.

Saat sedang menuju ke pangkalan mereka, di tengah jalan konvoi yang terdiri dari empat mobil itu dihadang pasukan ISIS.

Salah satu mobil milik SAS itu bahkan hancur dihantam bom pinggir jalan dan membuat pasukan terpaksa harus meninggalkan mobil itu dan mencari perlindungan.

Saat itu, pasukan SAS dikepung dan diserang sedikitnya 50 anggota pasukan ISIS bersenjata berat dan sudah bersiap menjalani pertempuran hidup mati.

Pasukan SAS terkepung dan terpisah dalam tiga lokasi. Mereka juga dihujani tembakan senapan mesin yang dipasang di atas sebuah mobil bak terbuka Toyota.

Pasukan SAS sebenarnya bisa memanggil dukungan udara, tetapi dalam kondisi saat itu, risiko tewas akibat tembakan jet koalisi juga sangat besar.

Saat itulah seorang prajurit AS yang terlibat dalam latihan bersama SAS dan Peshmerga, kemudian melepaskan anjing gembala jerman yang dibawanya dan diperintahkan menyerang pasukan ISIS.

Tanpa menunggu perintah kedua, anjing itu melesat tanpa ragu ke arah para penyerang. Sejumlah anggota ISIS berusaha menembak anjing itu, tetapi entah bagaimana semua tembakan itu meleset.

Setelah berada di dekat salah satu anggota ISIS, anjing itu melompat dan langsung menggigit leher serta wajah orang tersebut.

Setelah korbannya tak berdaya, anjing tersebut menyerang seorang lagi anggota ISIS dan merobek kaki serta lengannya. Kedua orang itu akhirnya memilih kabur akibat luka mereka yang cukup parah.

Seorang sumber militer mengatakan, dalam operasinya, terkadang SAS memang membawa anjing yang digunakan dalam sebuah penyerangan atau memasuki gedung sebelum diikuti pasukan.

"Anjing yang terlatih bisa merasakan ketegangan dan memiliki tujuan melumpuhkan musuh untuk melindungi pawang dan pasukannya," ujar sumber itu.

"Saat anjing itu dilepaskan, maka dia akan menyerang tanpa memikirkan keselamatannya sendiri. Untuk itulah mereka dilatih," tambah dia.

Pasukan SAS itu akhirnya selamat setelah dua jet tempur AS datang, menyerang, dan memaksa pasukan ISIS itu mundur. Si anjing berani itu juga dikabarkan selamat tanpa menderita luka sedikit pun.

Kabar ini muncul beberapa hari setelah seorang anggota pasukan khusus AS tewas di kawasan yang sama tempat pasukan SAS beroperasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.