China Akan Bebaskan Tahanan Terakhir Unjuk Rasa Tiananmen

Kompas.com - 03/05/2016, 18:59 WIB
Foto ini diambil pada 6 Juni 1989 memperlihatkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) didukung puluhan tank mengamankan jalan raya Chang'an yang menuju Lapangan Tiananmen, Beijing. MANUEL CENETA / AFPFoto ini diambil pada 6 Juni 1989 memperlihatkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) didukung puluhan tank mengamankan jalan raya Chang'an yang menuju Lapangan Tiananmen, Beijing.
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China berencana untuk membebaskan tahanan terakhir yang terkait dengan aksi unjuk rasa di Lapangan Tiananmen 1989 setelah hampir 30 tahun mendekam di penjara.

Yayasan Duihua, organiasi HAM yang berbasis di AS, mengatakan setelah menjalani hukuman selama 27 tahun karena terlibat dalam unjuk rasa melawan pemerintah, Miao Deshun (51) akan dibebaskan.

Pengadilan China awalnya menjatuhkan hukuman mati yang ditangguhkan setelah Deshun dan empat temannya melempar keranjang ke arah sebuah tank yang terbakar.

Hukuman mati yang ditangguhkan menurut aturan di China adalah, seorang terpidana mendapat hukuman mati namun pelaksanaannya ditangguhkan selama dua tahun.


Jika dalam dua tahun, terpidana melakukan lagi tindak kriminal maka hukuman mati akan dilaksanakan. Namun, jika terpidana tidak melakukan tindak kriminal baru maka hukuman otomatis berubah menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Setelah menjalani hukuman penjara seumur hidup, masa tahanan Deshun beberapa kali mengalami pengurangan. Tahun ini Deshun mendapat pengurangan masa hukuman 11 tahun karena berperilaku baik.

"Mereka yang menjalani hukuman penjara bersama Deshun pada 1990-an mengenang dia sebagai seorang pria kurus yang terus menolak telah melakukan kesalahan dan berpartisipasi dalam pekerjaan di dalam penjara," demikian pernyataan Yayasan Duihua.

Yayasan Duihua menambahkan, selama menjalani hukuman, Deshun beberapa kali harus menghuni sel isolasi dan telah didiagnosa menderita schizophrenia.

Pada 2013, Yayasan Duihua mengatakan, pemerintah China telah membebaskan Jiang Yaqun (73) dan saat itu diyakini sebagai tahanan terakhir yang terkait dengan aksi unjuk rasa di Tiananmen.

Aksi unjuk rasa pro-demokrasi di Lapangan Tiananmen dibubarkan dengan kekerasan oleh angkatan darat China yang menewaskan beberapa ratus orang namun sejumlah kalangan meyakini korban tewas mencapai 1.000 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X