Apa Tuntutan Hari Buruh di Negara Maju Finlandia?

Kompas.com - 02/05/2016, 16:44 WIB
Demo may day di Helsinki, Finlandia, Minggu (1/5/2016). Narendra HutomoDemo may day di Helsinki, Finlandia, Minggu (1/5/2016).
EditorAmir Sodikin

HELSINKI, KOMPAS.com – May Day 2016 bisa menjadi perayaan hari buruh yang terpenting bagi warga Finlandia. Hal ini diungkapkan oleh Laura, seorang anggota partai sayap kiri Finlandia, Vasemmistoliitto.

“Tahun ini bisa menjadi (May Day) yang terpenting dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya pada perayaan May Day di Kansalaistori Square (1/5/2016), Helnsiki.

May Day 2016 bisa menjadi sangat penting bagi warga Finlandia sebagai sebuah momentum untuk menyuarakan suara mereka yang terkena dampak buruk dari pemerintah Finlandia yang sangat pro terhadap gerakan sayap kanan. Hal ini juga ditakutkan dapat menghilangkan budaya kesetaraan  negara Finlandia.

“Pemerintah kita sekarang sangat pro terhadap sayap kanan, dan itu tidak baik untuk kita karena dapat menghilangkan budaya egaliter dalam negara kami. Maka dari itu penting untuk kita bersuara pada May Day kali ini,” katanya.

Finlandia sekarang dipimpin oleh presiden ke-12 mereka yaitu Sauli Niinisto, yang menjabat sejak 1 Maret 2012. Menurut Laura, pemerintah di bawah pimpinannya membuat banyak kebijakan yang memiliki dampak buruk kepada para kaum buruh dan pekerja akibat keberpihakannya.

“Sekarang mereka membuat kebijakan-kebijakan baru yang buruk, yang membuat kondisi para kaum buruh dan pekerja menjadi makin parah,” jelasnya.

Narendra Hutomo Buruh yang turut hadir bersama keluarganya di Helsinki, Finlandia, Minggu (1/5/2016).
Laura mengatakan, kebijakan-kebijakan tersebut berpengaruh terhadap pemotongan upah para buruh serta mempersulit para penggangguran untuk mendapatkan pekerjaan.

Tidak hanya di situ, menurut Laura kebijakan pemerintah juga berdampak buruk terhadap edukasi di Finlandia. Padahal, Finlandia terkenal dengan sistem edukasinya yang nomor satu di dunia.

“Hal lain yang juga terkena dampak buruknyanya adalah edukasi di negara kami. Jelas itu tidak baik untuk masa depannya para murid di sini,” jelas Laura. 

“Kami ingin semua siswa yang ada di Finlandia dapat melanjutkan edukasinya sampai ke perguruan tinggi, walaupun orangtua mereka tidak kaya,” lanjut Laura.

Mengenai perayaan hari buruh sendiri di Finlandia, Laura mengatakan berkumpulnya banyak partai dengan kepentingan politik merupakan sebuah tradisi perayaan hari buruh.

Narendra Hutomo Demo may day di Helsinki, Finlandia, Minggu (1/5/2016).
“Sudah biasa bagi para kaum buruh, ditambah juga para demokrat sosial dan para sayap kiri, untuk merayakan may day bersama-sama. Jadi ini sangat tradisional,” kata Laura.
 
May day di Kansalaistori Square dirayakan dalam bentuk sebuah festival. Panggung festival tersebut menampilkan berbagai artis lokal, orasi dari beberapa tokoh politik setempat, serta bendera partai atau gerakan politik yang dipajang di depannya.

(Narendra Hutomo, mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara, melaporkan dari Helsinki untuk Kompas.com)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X