Jasad Dua Pendaki Gunung Ditemukan Setelah 16 Tahun Dinyatakan Hilang

Kompas.com - 02/05/2016, 16:43 WIB
Alex Lowe (kiri) dan David Bridges merupakan teman dekat, keduanya sering melakukan pendakian bersama. Jasad mereka telah ditemukan setelah 16 tahun mereka dinyatakan hilang saat mendaki gunung di pegunungan Himalaya. Alex Lowe FoundationAlex Lowe (kiri) dan David Bridges merupakan teman dekat, keduanya sering melakukan pendakian bersama. Jasad mereka telah ditemukan setelah 16 tahun mereka dinyatakan hilang saat mendaki gunung di pegunungan Himalaya.
EditorPascal S Bin Saju

KATHMANDU, KOMPAS.com — Jasad dua pendaki gunung asal Amerika Serikat akhirnya ditemukan di bawah longsoran salju di Gunung Himalaya setelah dinyatakan menghilang selama 16 tahun.

Mereka tewas akibat hantaman sebuah longsoran besar.

Peristiwa tersebut terjadi ketika pendaki gunung kenamaan, Alex Lowe (40), dan juru kamera bernama David Bridges (29) tengah mendaki puncak Shishapangma setinggi 8.027 meter di atas permukaan laut di China, Oktober 1999.

Selang 16 tahun kemudian, jenazah keduanya ditemukan secara tidak sengaja oleh dua pendaki, yakni David Goettler dan Ueli Steck.

Jasad Lowe, saat ditemukan, masih dalam keadaan terperangkap timbunan salju. Istri Lowe, Jennifer Lowe-Anker, mengatakan, mereka telah "membeku dalam waktu".

Semasa hidup menjadi pendaki, Lowe dianggap sebagai salah satu yang terhebat dari generasinya.

Dalam dunia pendakian, Lowe terkenal berjasa menyelamatkan banyak pendaki lainnya yang terluka atau terjebak di gunung.

Lowe dan Bridges merupakan teman dekat yang sering mendaki bersama, dan memandu dalam rute ke Shishapangma, gunung tertinggi ke-14 di dunia.

Penemuan jenazah mereka diumumkan Jennifer Lowe-Anker, yang kini menjalankan sebuah yayasan amal dengan nama mendiang suaminya.

Sepeninggal Alex Lowe, perempuan tersebut menikah lagi dengan Conrad Anker pada 2001. Anker tak lain adalah sahabat mendiang Alex Lowe.

Anker juga berada di Shishapangma pada saat Lowe dan Bridges terhantam longsor. Namun, dia selamat dengan hanya sedikit luka.

Angker bersama para pendaki lainnya menghabiskan waktu untuk mencari kedua pendaki yang hilang itu.

Secara kebetulan, Jennifer Lowe-Anker dan Conrad Anker berada di Nepal untuk kegiatan amal pada minggu lalu, saat menerima kabar dari pendaki David Goettler dan Ueli Steck.

Menurut Lowe-Anker, Goettler dan Steck mengatakan bahwa mereka menemukan dua jasad "masih terbungkus es, tetapi mulai muncul dari bawah longsoran salju".

Mereka menjelaskan soal pakaian dan peralatan yang ditemukan pada jasad-jasad tersebut kepada Anker, dan mereka "tidak meragukan lagi" bahwa ciri-ciri tersebut mengarah pada Lowe dan Bridges.

Anker mengatakan kepada majalah Outside bahwa penemuan oleh dua pendaki itu "cocok" dengan ciri-ciri Lowe dan Bridges.

"(Penemuan ini) mengakhiri pencarian sekaligus melegakan bagi saya dan Jenni dan untuk keluarga kami," ujar Anker.

Lowe-Anker mengatakan, dia dan suaminya serta kedua putranya akan melakukan perjalanan ke Shishapangma "untuk menguburkan Alex Lowe agar beristirahat dengan tenang".

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP/BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X