Modal Rp 27 Juta, Mantan Penjaga Gedung Putih Jual Mobil Bekas Hilllary Clinton Rp 800 Juta

Kompas.com - 26/04/2016, 16:09 WIB
Mobil Cutlass Ciera produksi 1986 milik Keluarga Clinton sebelum meninggalkan .Mobil Cutlass Ciera produksi 1986 milik Keluarga Clinton sebelum meninggalkan "White House" di tahun 2000.
EditorGlori K. Wadrianto

GETTYSBURG, KOMPAS.com - Seorang lelaki asal Pennsylvania, yang membeli mobil bekas Hillary Clinton dengan harga 2.000 dollar AS atau kira-kira Rp 27 juta pada tahun 2000 silam, kini menjual mobil itu dengan harga jauh lebih mahal.

Lelaki itu adalah Mike Lawn, mantan penjaga Gedung Putih. Dia membeli mobil Cutlass Ciera produksi 1986 ketika Keluarga Clinton meninggalkan "White House" di tahun 2000.

Kini, ketika nama Hillary kembali santer dibicarakan publik sebagai kandidat kuat Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, mobil milik Lawn itu pun seolah menjadi bersejarah.

Melalui situs lelang eBay dituliskan bahwa mobil itu selama 16 tahun hanya berada di dalam garasinya. Sebab, anak perempuan Lawn menolak mobil itu sebagai mobil pertamanya.

Seperti diberitakan UPI.com, Senin (25/4/2016), mobil itu laku terjual seharga 60.100 dollar AS atau hampir Rp 800 juta, pada Jumat pekan lalu, dengan 145 penawaran. 

Mobil empat pintu itu terjual lengkap dengan stiker "Clinton for Governor" di kaca belakang, serta plat nomor Arkansas.

Dalam unggahan itu disebutkan, ketika dijual, pada odometer itu tercantum mobil tersebut baru berjalan 53.000 kilometer.

Penjualan ini juga termasuk buku manual yang mencantumkan nama dan alamat Clinton sebagai pemilik pertama. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X