Inikah Bukti Baru Keterlibatan Arab Saudi dalam Tragedi 11 September?

Kompas.com - 21/04/2016, 16:36 WIB
Presiden AS Barack Obama dan Raja Salman REUTERS via MIRRORPresiden AS Barack Obama dan Raja Salman
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi diduga berperan dalam serangan teror dahsyat ke menara kembar World Trade Center, New York, dan Pentagon pada 11 September 2001 silam.

Dugaan ini muncul setelah seorang aktivis, Brian McGlinchey, membuka dan mengunggah isi "Document 17" beserta detailnya melalui internet awal minggu ini. Unggahan McGlinchey ini langsung mengundang perhatian publik. 

Document 17 adalah hasil pemeriksaan dua investigator AS yang mengkaji kemungkinan keterlibatan Arab Saudi dalam serangan paling mematikan dalam sejarah terorisme di AS itu.

Di dalam dokumen itu, disebutkan tentang sertifikat terbang milik spesialis pembuat bom dari kelompok teroris Al Qaeda, Ghassan Al-Sharbi, yang dikubur dalam bungkus amplop milik Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington.

Seperti dilansir laman Mirror.co.uk, Rabu (20/4/2016), amplop itu ditemukan pada tahun 2002, sesaat setelah "calon" pelaku penyerangan di New York itu ditangkap.

(Baca: Arab Saudi Bebas dari Dakwaan Terkait 11 September)

Berdasarkan catatan dalam dokumen yang ditulis tahun 2003, dan dibuka pada tahun lalu itu, disebutkan, Biro Penyelidik Federal (FBI) menduga Ghassan mengubur dokumen itu sesaat sebelum dia ditangkap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam dokumen itu, terungkap Ghassan mengambil kursus terbang di Amerika Serikat bersama para pembajak yang melakukan aksi teror 11/9.

"Isi amplop itu mengarah kepada satu pertanyaan mendasar yang hingga kini masih menggantung. Sejauh mana kejadian 11/9 dirancang oleh individu-individu dalam kedudukan tertinggi di pemerintahan Arab Saudi?" kata Brian McGlinchey.

Rincian dokumen itulah yang memicu dugaan Pemerintah Arab Saudi terkait dengan serangan teror terkoordinasi yang menewaskan hampir 3.000 orang itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.