Gara-gara Harga Secangkir Teh, Polisi Mesir Tembak Mati Pedagang Kaki Lima

Kompas.com - 20/04/2016, 22:05 WIB
Ilustrasi penembakan. ShutterstockIlustrasi penembakan.
|
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com - Seorang polisi Mesir menembak mati seorang pedagang kaki lima di Kairo, Selasa (19/4/2016), setelah berselisih paham soal harga secangkir teh. Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Mesir.

"Dalam sebuah patroli, terjadi perdebatan antara seorang polisi dan seorang pedagang terkait harga secangkir teh," demikian pernyataan Kemendagri Mesir.

"Polisi itu kemudian melepaskan tembakan yang menewaskan si pedagang dan melukai dua pejalan kaki," tambah pernyataan itu.

Polisi yang dilaporkan bernama Al-Sayyed Zeinhem Abdel Razzaq itu kemudian dikeroyok pukuhan warga di kawasan Rehab di pinggiran ibu kota Kairo sebelum diserahkan ke aparat keamanan.

Usai kejadian itu, ratusan warga yang marah turun ke jalan melakukan unjuk rasa dan menggulingkan sebuah mobil patroli polisi.

"Polisi adalah penjahat," demikian teriakan ratusan warga yang berunjuk rasa.

Korban kebrutalan polisi ini adalah Mostafa Mohamed Mostafa (21). Penjual teh belia ini dimakamkan di kampung halamannya di provinsi Minya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan kali ini saja oknum anggota kepolisian Mesir dilaporkan berbuat brutal terhadap warga.

Pada Februari lalu, seorang polisi menembak mati seorang sopir taksi berusia 24 tahun juga karena perselisihan seputar ongkos.

Akibatnya ratusan orang berunjuk rasa dan polisi itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Aksi kekerasan polisi merupakan salah satu penyebab pecahkany aksi  menentang Hosni Mubarak pada 2011, yang berujung pada terjungkalnya sang diktator.

Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengatakan segera meminta parlemen untuk melakukan menerbitkan undang-undang yang memperberat sanksi terhadap polisi yang terlibat kekerasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.