Kompas.com - 20/04/2016, 11:41 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

Acara kemudian ditutup dengan sajian makanan khas Indonesia berupa jajanan pasar dan aneka bubur.

Konsul Jenderal RI Kinabalu Akhmad DH Irfan menyatakan, KJRI mendukung kegiatan ini karena merupakan salah satu program diplomasi publik berupa mempromosikan budaya Indonesia.

Dengan cara itu, penyebarluasan adat daerah, baik tarian, musik, busana, maupun kuliner tradisional khas Indonesia kepada masyarakat Malaysia di Sabah.

"Ini bentuk nyata peran perempuan dalam dunia diplomasi yang dahulu lebih dominan dilakukan lelaki. Hal ini harus didukung," kata Irfan.

Di Sabah, terdapat sekitar 500.000 WNI atau tenaga kerja Indonesia, yang umumnya bekerja di perkebunan sawit.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.