Kompas.com - 18/04/2016, 10:38 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BRASILIA, KOMPASl.com - Majelis Rendah Brasil akhirnya menyetujui mosi untuk memakzulan Presiden Dilma Rousseff atas tuduhan memanipulasi rekening pemerintah, dan segera memprosesnya.

Kubu "Ya" berhasil meraup mayoritas dua pertiga suara setelah sidang panjang di Brasilia, ibu kota negara itu, Minggu (17/4/2016).

Mosi itu akan dikirim ke majelis tinggi, Senat, yang diperkirakan akan menon-aktifkan Rousseff untuk sementara saat proses formal pemakzulan dijalankan.

Rouseff membantah tuduhan. Ia sebaliknya menuduh lawan-lawannya melancarkan kudeta dengan langkah ini.

Pemerintah Partai Buruh Brazil yang berkuasa mengatakan, “pertarungan kini berlanjut di Senat.”

Sekitar 25.000 pengunjuk rasa dari kedua belah pihak berada di luar gedung Kongres, yang dipisahkan oleh dinding setinggi dua meter, yang membentang sepanjang satu kilometer.

Pemungutan suara diikuti oleh banyak warga yang menonton lewat layar besar di seluruh negeri.

Suasana Brasil sejauh ini tetap tenang. Namun, suasana di jalan-jalan kota meriah dengan alunan musik, kostum aneh-aneh dan orang-orang beramai-ramai meniup vuvuzuela, terompet khas negara itu.

Presiden Rousseff yang kini berusia 68 tahun itu dengan keras membantah telah melakukan kesalahan.

Pada Sabtu (16/4/2016) ia menulis dalam salah satu surat kabar, ia mengatakan, lawan politiknya "ingin melindungi korupsi dan menghukum seorang perempuan yang tidak bersalah."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.