Gempa Jepang, Puluhan Orang Tertimbun Reruntuhan Bangunan

Kompas.com - 16/04/2016, 08:35 WIB
Gempa di Jepang selatan merusak jalan, jembatan, bangun, dan rumah penduduk. AFPGempa di Jepang selatan merusak jalan, jembatan, bangun, dan rumah penduduk.
EditorPascal S Bin Saju

MASHIKO, KOMPAS.com — Puluhan orang diyakini telah tertimbun oleh reruntuhan bangunan atau gedung di wilayah Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang selatan.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan, hampir 80 orang diyakini terperangkap atau terkubur di reruntuhan. Namun, kemungkinan juga bisa lebih.

“Kami melakukan upaya apa pun,” kata Suga, Sabtu (16/4/2016) pagi, untuk menanggapi dampak gempa terbaru di Kyushu. 

Jepang selatan dinyatakan dalam kondisi darurat bencana level tinggi menyusul gempa berkekuatan 7,3 skala Richter pada Sabtu pukul 01.25 waktu setempat atau Jumat pukul 23.25 WIB. 

Jumlah korban telah bertambah menjadi tujuh orang. Badan Meteorologi Jepang merevisi kekuatan guncangan gempa baru itu menjadi 7,3 SR dari sebelumnya 7,1 SR.  

Tokyo menginstruksikan aparat di Kyushu untuk meningkatkan koordinasi dan menambah jumlah anggota regu penyelamat, entah polisi, tentara, petugas pemadam kebakaran, dan tenaga medis.

Tentara pun ditambah menjadi 15.000 hingga 20.000 orang. Perkuatan tidak saja dari sisi personel, tetapi juga peralatan atau perlengkapan evakuasi dan pencarian korban.

Meski peringatan tsunami telah dicabut, setelah sempat diberlakukan, warga di tepi pantai tetap diminta waspada.

Laporan tentang sejumlah orang yang terjebak di reruntuhan bangunan, akibat kebakaran, dan masalah pemadaman listrik terus mengalir ke posko penanggulangan bencana.

"Banyak polisi, petugas pemadam kebakaran, dan petugas medis," katanya.

Media Jepang, NHK, melaporkan, warga yang tinggal di dekat bendungan telah diberi tahu otoritas terkait untuk menjauh karena dikhawatirkan jebol. Sebab, gempa susulan masih terus terjadi.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X