Regu Penyelamat Melanjutkan Pencarian Korban Gempa Jepang

Kompas.com - 15/04/2016, 21:05 WIB
Gempa di Jepang selatan merusak jalan, jembatan, bangun, dan rumah penduduk. AFPGempa di Jepang selatan merusak jalan, jembatan, bangun, dan rumah penduduk.
EditorPascal S Bin Saju

TOKYO, KOMPAS.com – Regu penyelamat melanjutkan pencarian korban gempa di Jepang selatan, Jumat (15/4/2016).  Hingga Jumat sore, terjadi sedikitnya 130 gempa susulan.

Mereka mencari korban di bawah puing bangunan dan reruntuhan.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pemerintah mengerahkan ribuan polisi, anggota pemadam kebakaran, dan tentara untuk operasi penyelamatan.

Gempa susulan terbesar terjadi pada Jumat pagi dengan magnitudo 6,2 dan membuat beberapa perusahaan menghentikan sementara operasi sementara di Jepang selatan.

Sejumlah perusahaan raksasa Jepang, termasuk Sony dan Toyota, menghentikan operasi mereka di wilayah selatan negeri itu, Jumat.

Gempa pertama terjadi pada Kamis (14/4/2016) malam, bermagnitudo 6,4. Setidaknya sembilan orang tewas dan 860 orang di sebuah desa di pusat gempa di Kumamoto, Pulau Kyushu.

Selain itu, gempa menghancurkan bangunan, merusak jalan dan jembatan, serta rumha-rumah penduduk.

Meski terjadi ratusan kali gempa susulan,  tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan pemerintah, Dua reaktor nuklir di Sendai, yang berada di sebelah selatan pusat gempa, tetap beroperasi.

Intensitas gempa ini serupa dengan yang terjadi pada tahun 2011 yang memicu tsunami hingga menghancurkan reaktor nuklir di Fukushima. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X