Kompas.com - 15/04/2016, 12:12 WIB
Vladimir Putin Russia TodayVladimir Putin
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/4/2016), mengakui data-data yang terdapat dalam "Panama Papers" sangat akurat.

Namun, dia bersikukuh uang tersebut digunakan untuk membeli instrumen musik dan tetap menuding AS berada di belakang bocornya Panama Papers ini.

Di dalam dokumen itu muncul nama teman dekat Putin, yaitu pemain cello ternama Sergei Rodulgin, yang secara rahasia mengelola uang sebesar 2 miliar dollar AS di berbagai bank dan perusahaan "cangkang".

Saat menggelar kegiatan tahunan menjawab pertanyaan warga lewat telepon, seorang pria menanyakan alasan Putin tak bereaksi terkait skandal Panama Papers ini.

Sambil menghela napasnya, Putin mengatakan, dokumen itu mungkin terlihat aneh, tetapi informasi di dalamnya dinilai cukup akurat.

"Saya mendapat kesan laporan itu disusun tak hanya oleh wartawan, tetapi juga para pengacara. Dokumen itu tak secara spesifik menuduh seseorang," ujar Putin.

Dokumen tersebut, lanjut Putin, dibuat hanya untuk mengeruhkan situasi dengan memunculkan asumsi bahwa uang dari berbagai perusahaan offshore itu adalah milik sejumlah pejabat, termasuk presiden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Putin curiga bahwa para staf institusi Pemerintah AS ikut terlibat dalam terbongkarnya Panama Papers. Hal ini, kata dia, merupakan sebuah provokasi menjelang pemilihan parlemen Rusia pada September mendatang.

"Kita tak bisa berharap mereka berhenti melakukan ini. Mereka akan terus melakukannya dan semakin dekatnya pemilu justru membuat mereka lebih giat melakukannya," kata Putin.

Putin menegaskan, Rusia tidak bisa dimanipulasi dan harus diajak berdialog dengan penuh rasa hormat.

Dalam kesempatan yang sama, Putin menegaskan kembali dukungannya kepada Rodulgin dan bersikukuh musisi itu menghabiskan uangnya untuk membeli peralatan musik terbaik.

"Rodulgin menghabiskan uangnya untuk membeli alat-alat musik terbaik dan kini dia terlilit utang," tambah Putin.

"Dia membeli dua cello dan dua biola. Yang terakhir dia beli harganya sekitar 12 juta dollar AS," lanjut Putin, merujuk pada sebuah cello Stradivarius buatan 1732 yang dikenal dengan sebutan Stuart.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.