Kompas.com - 14/04/2016, 10:00 WIB
Perawat yang diidentifikasi hanya dengan nama Niels H (39) saat menjalani proses persidangan. Dokumentasi BBCPerawat yang diidentifikasi hanya dengan nama Niels H (39) saat menjalani proses persidangan.
EditorGlori K. Wadrianto

Sejauh ini ditemukan jejak mencurigakan pada 24 kasus kematian, dan masih ditunggu hasil dari pemeriksaan atas tujuh mayat lainnya. 

Penyelidikan juga menjangkau tak kurang dari 200 terduga korban di rumah sakit dan di klinik tempat Niels sebelumnya bekerja. 

Perawat itu diketahui sebelumnya pernah bekerja di sebuah klinik, rumah jompo dan sebuah layanan medis darurat. 

Pengakuan ini membongkar lagi ingatan katika seorang kolega Niels memergoki lelaki itu sedang menyuntik seorang pasien di RS Delmenhorst pada tahun 2005.

Beruntung, nyawa pasien itu masih dapat diselamatkan. Niels kemudian ditangkap pada tahun 2008, dan dijatuhi hukuman tujuh setengah tahun penjara untuk dakwaan percobaan pembunuhan.

Di tengah pemberitaan yang heboh kala itu, seorang wanita lalu menghubungi polisi. Dia meragukan kematian ibunya dan menghubungkannya dengan aksi Niels kala itu. 

Petugas lalu melakukan investigasi dengan menggali lima makam dan menemukan jejak penggunaan obat yang diduga sebagai penyebab kematian kelimanya. 

Hasil tersebutlah yang kemudian memicu sidang yang menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Niels.

Ada dua pembunuhan yang terkonfirmasi dalam kasus tersebut. Namun Aparat penegak hukum tetap maragukan, dan menduga dua pembunuhan itu adalah bagian puncak dari sebuah gunung es.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X