"Netizen" Kecam Rouhani karena Tak Cegah Eksekusi Anak di Bawah Umur

Kompas.com - 13/04/2016, 21:18 WIB
Kekosongan algojo membuat pelaksanaan hukuman mati terus ditunda di Zimbabwe. BBC INDONESIAKekosongan algojo membuat pelaksanaan hukuman mati terus ditunda di Zimbabwe.
|
EditorPascal S Bin Saju

TEHERAN, KOMPAS.com – Kasus yang disidangkan pengadilan Iran ini sederhana. Terjadi di Provinsi Fars, Iran selatan. Fatemeh Salbehi mencekik suaminya hingga tewas setelah ia membiusnya.

Atas kasus itu Salbehi didakwa bersalah dan harus dieksekusi.

Namun, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (13/4/2016), kasus ini menjadi pergunjingan kontroversial di masyarakat karena Salbehi masih di bawah umur, berusia 17 tahun, ketika melakukan kejahatan itu.

Salbehi termasuk belum cukup umur menurut standar hukum internasional ketika perempuan itu melakukan tindak kejahatan. Tampaknya Salbehi juga dipaksa mengaku saat interogasi yang tanpa didampingi pengacara.

Kasus ini diproses secara hukum, tak mampu menyelamatkan nasib Salbehi. Ia pun mati di tiang gantung di penjara Adel Abad di Shiraz, Oktober 2015.

Kasus ini mencuat lagi setelah dewan hak asasi manusia PBB di Iran bulan lalu menyebutkan, tingkat eksekusi di Iran “cukup tinggi”, termasuk eksekusi terhadap remaja.

Laporan itu, bersama dengan laporan Amnesty International pada Januari 2016, memicu kritik tajam para netizen Iran di sosial media terhadap Presiden Hassan Rouhani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rouhani dinilai tidak berbuat lebih banyak untuk menghentikan eksekusi terhadap remaja, termasuk Salbehi, perempuan di bawah umur.

Iran adalah negara dengan tingkat tertinggi untuk eksekusi remaja di dunia, meskipun ikut menandatangani Konvensi Hak Anak.

Konvensi tersebut adalah sebuah perjanjian hak asasi manusia internasional yang melarang hukuman mati bagi siapapun di bawah 18 tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.