Kompas.com - 13/04/2016, 17:26 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

"Bohmermann dituntut untuk mewajibkan diri, tidak akan menyatakan hal seperti itu lagi. Bisa saja Bohmermann akan mengalah," kata Sprenger kepada DW.

Kuasa hukum Erdogan menambahkan, moderator dan satiris Bohmermann kemungkinan tidak akan dapat hukuman berat. "Namun, hukuman yang akan cukup membuatnya kapok sehingga hanya akan membuat satire dan bukan penghinaan lagi," katanya.

Pemerintah Jerman mengonfirmasi bahwa Pemerintah Turki menuntut diadakannya proses hukum resmi terhadap Bohmermann.

Kanselir Merkel menyatakan, tuntutan Pemerintah Turki tersebut akan dianalisis dan diperhitungkan sebaik mungkin.

Jika Kanselir Merkel memutuskan, satiris Jerman itu bisa diseret ke pengadilan dan terbukti "menghina institusi dan perwakilan negara lain", sesuai aturan yang berlaku, ia terancam hukuman penjara sampai tiga tahun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.