Satiris Jerman, Dilema Merkel, dan Tuntutan Hukum Erdogan

Kompas.com - 13/04/2016, 17:26 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com — Maret lalu, Menteri Luar Negeri Turki Ahmed Davutoglu memanggil Duta Besar Jerman untuk Turki di Ankara, Martin Erdmann.

Hal itu terkait dengan sindiran terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di televisi Jerman yang dikecam banyak pihak.

Pada acara Extra 3, dalam pertunjukan mingguan di televisi lokal Jerman, NDR, muncul video musik bertajuk "Erdowie, Erdowo, Erdogan" (pelesetan dari "Erdo-bagaimana, Erdo-di mana, Erdo-kapan"), edisi 17 Maret lalu.

Erdogan pun marah besar. Hubungan Jerman dan Turki sempat memanas.

Kritik kasar yang disampaikan satiris Jerman, Jan Bohmermann, terhadap Erdogan itu belakangan mempersulit posisi Kanselir Angela Merkel.

Jerman, negara yang kuat di Uni Eropa,  menyokong kebebasan pers dan berekspresi. Namun, Jerman membutuhkan bantuan dalam hal mengatasi masalah pengungsi atau migran.

Media Jerman, Deutche Welle (DW), melaporkan, Erdogan telah mengajukan tuntutan hukum resmi terhadap pelawak, satiris, dan moderator Jan Bohmermann.

Hal itu terjadi karena Bohmermann membacakan puisi yang menghina dan bersifat kasar secara seksual di televisi Jerman, ZDF. Puisi tersebut ditujukan terhadap Erdogan.

Sebelum membacakan puisinya dalam acara televisi, Bohmermann beberapa kali menekankan bahwa dengan isi puisi itu, ia melanggar batasan yang diperbolehkan bagi sebuah satire.

Kini, ZDF menghapus puisi Bohmermann dari media situsnya. Namun, masalah itu kini berkembang jadi isu politik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.