Kompas.com - 09/04/2016, 07:57 WIB
Rob O'Neill, anggota pasukan elite Navy SEAL, yang mengaku telah menembak mati Osama bin Laden dalam operasi di Abbottabad, Pakistan, pada Mei 2011. TwitterRob O'Neill, anggota pasukan elite Navy SEAL, yang mengaku telah menembak mati Osama bin Laden dalam operasi di Abbottabad, Pakistan, pada Mei 2011.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Robert O'Neill, mantan anggota pasukan khusus Navy SEAL yang terkenal karena menembak mati Osama bin Laden, ditangkap polisi karena menyetir sambil mabuk.

Polisi menemukan Robert tertidur di mobilnya pada Jumat (8/4/2016) dini hari di kota Butte, Montana. Saat Robert tertidur, mesin mobilnya masih menyala.

Sheriff Butte-Silver Bow County George Skuletich menggambarkan, pria berusia 39 tahun itu terlihat bingung ketika didatangi polisi.

Saat polisi membangunkan dia, Robert terlihat masih dalam pengaruh minuman keras.

Polisi sebelumnya menerima laporan dari warga yang melihat seorang pria tertidur dalam sebuah mobil di luar sebuah toko.

Setelah dibangunkan,  kemudian dibawa Robert ke kantor polisi dan setelah menjalani tes, pria itu memang terbukti mabuk.

Namun, saat diminta melakukan tes dengan menggunakan alat penganalisa napas, Robert menolak sehingga polisi akhirnya menahan dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sang mantan tentara akhirnya dibebaskan setelah membayar uang jaminan pada pukul 04.26 dini hari waktu setempat.

Polisi mengatakan, Robert awalnya mengaku sempat menenggak minuman keras, tetapi kemudian dia mengubah pengakuannya dengan mengatakan dia tertidur karena menenggak obat yang diresepkan dokter.

Robert juga mengatakan, dia tiba di kota Butte setelah bepergian ke luar negeri. Namun, polisi tak mengetahui negara yang dikunjungi Robert.

Robert dijadwalkan menggelar ulang tahunnya yang ke-40 di Butte pada Sabtu (9/4/2016). Namun, rencana itu bisa berantakan karena polisi sudah menjerat Robert dengan dakwaan "menyetir sambil mabuk".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.