Kompas.com - 08/04/2016, 22:08 WIB
Warga Brussels, Rabu (23/3/2016), melakukan mengheningkan cipta untuk mengenang korban tewas dalam serangan bom di bandara dan stasiun kereta bawah tanah, Getty/BBCWarga Brussels, Rabu (23/3/2016), melakukan mengheningkan cipta untuk mengenang korban tewas dalam serangan bom di bandara dan stasiun kereta bawah tanah,
EditorGlori K. Wadrianto

BRUSSELS, KOMPAS.com - Sejumlah orang di Brussels, Belgia ditangkap. Mereka diduga terkait dengan serangan mematikan yang dilakukan kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), di bandara dan stasiun bawah tanah di kota itu.

Informasi ini diungkapkan pihak kejaksaan setempat pada Jumat (8/4/2016), seperti dikutip dari Kantor Berita AFP.

"Kejaksaan federal mengonfirmasi bahwa telah ada sejumlah orang yang ditangkap terkait serangan itu," demikian bunyi pernyataan tersebut. 

"Namun untuk saat ini tidak mungkin diungkapkan lebih detail tentang siapa saja yang ditangkap. Nanti kami akan memberikan informasi lanjutan dalam konferensi pers," demikian bunyi pernyataan tertulis kejaksaan federal. 

Sebelumnya, Kejaksaan telah merilis hasil rekaman baru salah satu tersangka pengebom Bandara Internasional Brussel.

Tersangka ini adalah pria berbaju putih yang gagal meledakkan bom yang dia bawa lalu pergi meninggalkan bandara pada saat kekacauan terjadi.

"Kami secara khusus meminta kepada siapa saja yang mungkin pernah merekam atau mengambil foto tersangka," kata juru bicara Kejaksaan Belgia, Eric van der Sypt, Kamis (7/4/2016) kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam jumpa pers itu, kejaksaan memperlihatkan sebuah rekaman video yang memperlihatkan jalur pelarian tersangka dari terminal keberangkatan yang hancur itu.

Kepolisian Belgia saat ini belum menemukan jejak pria yang terekam berjalan bersama dengan dua pengebom bunuh diri di Bandara Brussels pada 22 Maret lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.