Kompas.com - 06/04/2016, 08:00 WIB
Lucca dan pawangnya selama bertugas di Afganistan, Sersan Christopher Willingham. Sky NewsLucca dan pawangnya selama bertugas di Afganistan, Sersan Christopher Willingham.
EditorErvan Hardoko

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Dalam perang tak hanya manusia yang layak mendapatkan medali penghargaan. Pengorbanan dan perjuangan hewan juga layak dihargai, seperti yang dialami seekor anjing ini.

Lucca, nama anjing gembala Jerman itu, kehilangan kaki depan kirinya saat bertugas di Afganistan pada 2012.

Pengorbanannya itu diganjar Korps Marinir AS dengan sebuah medali penghargaan setara dengan Victoria Cross.

Anjing berusia 12 tahun itu sudah menyelesaikan 400 misi bersama Korps Marinir AS di Irak dan Afganistan dan sukses melindungi ribuan personel militer AS.

Setelah pensiun, Lucca diterbangkan ke California sebelum dianugerahi Medali Dickin di Barak Wellington, London.

Rekan kerja Lucca, Sersan Christopher Willingham mengatakan, sebuah penghormatan besar bisa menerima penghargaan bersama Lucca.

"Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dalam proses ini. Saya kira yang lebih penting adalah pengalaman Lucca akan membawa dampak untuk semua anjing militer dan pawang mereka," ujar Christopher.

"Saya merasa mendapat kehormatan pernah bekerja dengan beberapa anjing terbaik di Irak dan Afganistan," tambah Christopher.

Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 1943 oleh  PDSA, lembaga amal  yang khusus memerhatikan hewan-hewan yang sakit dan telantar.

"Kesetiaan Lucca pada tugasnya membuat dia layak mendapatkan PDSA Dickin Medal," ujar Jan McLoughlin dari PDSA.

"Kemampuan dan determinasi Lucca dalam mencari senjata dan bahan peledak menyelamatkan banyak nyawa manusia di tengah salah satu konflik bersenjata paling berbahaya di dunia," tambah McLoughlin.

Penghargaan ini sebelumnya sudah diberikan kepada 29 ekor anjing, 32 ekor merpati pembawa pesan di Perang Dunia II, tiga ekor kuda dan seekor kucing.



Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X