Kompas.com - 06/04/2016, 06:00 WIB
EditorErvan Hardoko

BOGOTA, KOMPAS.com - Seorang ibu yang memaksa anak perempuannya yang baru berusia 12 tahun menjual keperawanannya dengan harga Rp 1,2 juta dipenjara 22 tahun.

Margarita de Jesus Zapata Moreno, nama perempuan itu, dijatuhi hukuman oleh hakim pengadilan Bogota, Kolombia.

Perempuan berambut cokelat itu ditangkap polisi setelah salah satu dari 13 putrinya melaporkan sang ibu yang memaksa anak-anaknya menjadi PSK.

Anak itu juga melaporkan, Margarita bahkan memaksa salah satu anaknya melakukan aborsi setelah diketahui mengandung.

Pria yang "membeli" keperawanan salah satu putri Margarita adalah Tito Cornelio Daza. Pengadilan mengganjar pria ini dengan hukuman penjara 12 tahun.

Sejumlah anak Margarita diyakini juga memberikan kesaksian memberatkan terhadap perempuan itu.

Padahal setelah perempuan itu ditangkap, anak-anak Margarita yang lain tidak mendukung klaim saudari mereka yang mengatakan sudah mengalami pelecehan seksual sejak usia 12 tahun.

Remaja yang kini berusia 17 tahun itulah yang melaporkan bahwa ibunya telah menjual keperawanannya ke seorang lelaki hidung belang.

"Sangat menyakitkan mengetahui ada seorang ibu yang tega melakukan hal ini," kata kepala kepolisian Bogota, Carlos Melendez.

Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur marak terjadi di Kolombia dan sebagian besar tidak diinvestigasi dengan layak oleh pemerintah.

Bulan lalu, dikabarkan seorang bocah perempuan berusia 10 tahun dijual kepada sejumlah turis kaya di kota Medellin yang dulu menjadi sarang gembong narkoba Pablo Escobar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.