Taliban Afganistan Luncurkan Aplikasi untuk Ponsel Pintar

Kompas.com - 04/04/2016, 07:30 WIB
Taliban yang digulingkan pada 2001 oleh pasukan AS, selama 12 tahun terakhir terus memerangi pemerintah Kabul yang disokong negara-negara Barat. AFPTaliban yang digulingkan pada 2001 oleh pasukan AS, selama 12 tahun terakhir terus memerangi pemerintah Kabul yang disokong negara-negara Barat.
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban Afganistan ternyata juga mulai merangkul teknologi digital dengan membuat aplikasi telepon pintar Android untuk menyebarkan pesan-pesannya.

Aplikasi yang dinamai Alemarah itu, memberikan tempat untuk video-video dan pernyataan resmi Taliban yang dimuat dalam bahasa Pashtun.

Namun, aplikasi ini langsung disingkirkan dari Google Play Store setelah organisasi SITE Intel Group yang berbasis di AS melaporkan masalah ini.

Dengan menciptakan aplikasi ini, Taliban berusaha semakin meningkatkan kehadiran mereka di era digital ini.

Sebelumnya, Taliban sudah lama menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan para pendukungnya.

Lewat Twitter, seorang juru bicara Taliban mengelola sebuah akun resmi untuk menyebarkan propaganda, sementara para simpatisannya menyebarkan kembali pernyataan Taliban sambil mengecam pemerinth Afganistan.

Taliban juga mengelola sebuah saluran di layanan pesan terenkripsi, Telegram dan sebuah situs yang terdiri dari lima bahasa, termasuk bahasa Inggris, berisi berbagai pernyataan dan analisa sepekan.

Seorang peneliti kelompok militan dari Institut Universitas Eropa, Tore Hamming mengatakan, aplikasi ini adalah bagian dari persaingan Taliban dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

ISIS telah lama dikenal sangat aktif menggunakan teknologi digital untuk propaganda mereka. Kini, sebagian anggotanya sudah muncul di Afganistan.

"Aplikasi yang diluncurkan dalam bahasa Pashtun menunjukkan bahwa sasaran utamanya adalah penduduk lokal dan bisa diartikan untuk meningkatkan pengaruh di wilayah timur Afganistan, di mana ISIS berada misalnya di Nangarhar dan Paktika," papar Hamming.

Tahun lalu, ISIS mengembangkan sebuah aplikasi Android untuk memastikan komunikasinya di luar platform digital yang mudah dipantau seperti Facebook dan Twitter.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X