Kompas.com - 01/04/2016, 17:39 WIB
EditorErvan Hardoko

BUJUMBURA, KOMPAS.com - Beberapa pemerintahan di dunia masih tak bisa menerima kritik dari warga, salah satunya adalah pemerintah Bujumbura, sebuah negeri kecil di Afrika Tengah.

Pekan lalu, seorang pelawak yang juga penyiar radio terkenal negeri itu, Alfred Aubin Mugenzi ditahan Dinas Intelijen Burundi (SNR) karena dianggap menghina Presiden Pierre Nkurunziza.

Keluarga pelawak yang dikenal dengan julukan Kigingi, Jumat (1/4/2016), mengatakan, Alfred ditangkap di sebuah hotel di kota Muramvya, 50 kilometer sebelah timur ibu kota Bujumbura.

Alfred ditangkap saat tengah melakukan tur promosi untuk sebuah pabrik bir di negeri itu.

"Dia (Alfred) dibawa ke Bujumbura dan ditahan di penjara bawah tanah SNR dan tak seorangpun boleh menengoknya," kata seorang kerabat Alfred yang tak mau disebutkan namanya.

Pihak keluarga khawatir pelawak itu akan mengalami nasib serupa dengan orang-orang lain yang ditangkap SNR, yaitu disiksa atau "menghilang" begitu saja.

Para petugas SNR hanya mengatakan, Alfred ditangkap karena "menghina kepala negara" dalam penampilannya di negeri tetangga Rwanda tahun lalu.

Dalam penampilannya itu Alfred mengibaratkan Presiden Pierre Nkurunziza seperti pemain sepak bola yang sudah mendapatkan kartu kuning dua kali namun bersikukuh tetap bermain.

Nkurunziza memang menolak untuk lengser meski sudah menjadi presiden selama dua kali masa jabatan. Secara kontroversial Nkurunziza mencalonkan diri lagi untuk ketiga kalinya tahun lalu.

Keputusan Nkurunziza ini memicu pemberontakan, kudeta militer yang gagal dan aksi kekerasan selama berbulan-bulan yang mengakibatkan ratusan orang tewas dan seperempat juta warga negeri itu mengungsi.

Nkurunziza dulunya adalah seorang guru. Dia juga dikenal sebagai pemain dan pemilik klub sepak bola Hallelujah FC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.