Kompas.com - 30/03/2016, 22:10 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah video yang berisi tuntutan tebusan bernilai jutaan dollar AS untuk Pastor Thomas "Tom" Uzhannalil (56) yang diculik di Yaman, dikabarkan telah dikirim ke pemerintah India.

Stasiun televisi IBN-CNN News mengabarkan, di dalam video itu menampilkan Pastor Tom meminta bantuan pemerintah sementara seorang pria berdiri di sampingnya.

Stasiun televisi itu menambagkan pemerintah India kini tengah bekerja sama dengan sejumlah institusi lokal untuk menyelamatkan Pastor Tom.

Pemerintah India juga berhubungan dengan duta besar Vatikan untuk meminta agar kabar soal penyaliban Pastor Tom dicabut.

Pekan lalu, ordo Biarawati Fransiskan dari Siessen mengunggah pesan di halaman Facebooknya yang menyatakan kelompok militan di Yaman akan menyalibkan Pastor Tom tepat di hari Jumat Agung.

Namun, pernyataan itu kemudian dicabut setelah sejumlah laporan media menyebut bahwa klaim tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.

Dalam kotbah misa Paskah di Austria, Uskup Agung Vienna, Kardinal Christoph Schonborn malah menyebut penyaliban Pastor Tom itu benar adanya.

Namun, pernyataan Kardinal Schonborn itu kemudian juga dicabut oleh juru bicaranya, Michael Pruller yang mengatakan pernyataan sang kardinal didasari informasi dari situs berita berbahasa Arab yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.