Kompas.com - 29/03/2016, 19:55 WIB
EditorErvan Hardoko

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Pemerintah Myanmar yang segera habis masa baktinya, mencabut jam malam yang sudah berlangsung selama empat tahun di negara bagian Rakhine.

Rakhine adalah negara bagian tempat konflik antara minoritas Muslim Rohingya dan warga mayorita Buddha terjadi dan mengakibatkan lebih dari 200 orang tewas beberapa tahun lalu.

Media pemerintah Myanmar mengabarkan, Presiden Thein Sein mencabut jam malam itu pada Senin (28/3/2016), setelah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah setempat yang menilai jam malam sudah tak dibutuhkan lagi.

"Saya membaca (pencabutan jam malam) dari surat kabar. Saya belum tahu apakah ini akan berdampak baik atau buruk. Saya belum mau membicarakannya," ujar anggota parlemen Myanmar, Maung Kyaw Zin.

Pencabutan jam malam merupakan keputusan penting terakhir yang diambil Presiden  Thein Sein, yang pada Rabu (30/3/2016) akan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan baru yang dimotori partai NLD pimpinan Aung San Suu Kyi.

Negara bagian Rakhine adalah tempat sebagian besar warga etnis Rohingya hidup. Selama ini, etnis Rohingya mendapatkan diskriminasi dari pemerintahan Myanmar.

Pemerintah Myanmar tak mengakui etnis Rohingya sebagai warga negara dan menggambarkan mereka sebagai pendatang dari Banglades meski sebagian besar warga Rohingya mengaku sudah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.

Sebagian besar warga Myanmar menyebut etnis Rohingya sebagai bangsa Bengali karena mereka diyakini masuk secara ilegal ke Myanmar dan hanya mau berkomunikasi dalam bahasa Bengali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.