Televisi Jerman Tayangkan Lagu yang Hina Erdogan, Turki Geram

Kompas.com - 29/03/2016, 16:36 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato di Istana Kepresidenan, Kamis (26/11) REUTERS/UMIT BEKTASPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato di Istana Kepresidenan, Kamis (26/11)
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Pemerintah Turki memanggil Duta Besar Jerman di Ankara untuk memprotes sebuah lagu berdurasi dua menit yang dianggap menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan yang ditayangkan di televisi Jerman.

"Kami sudah memanggil Duta Besar (Jerman) pekan lalu untuk menyampaikan protes kami terkait sebuah penyiaran yang kami kecam," ujar sumber diplomatik yang tak mau disebutkan namanya.

"Kami meminta agar tayangan itu dihentikan," kata sumber itu.

Tayangan yang dimaksud adalah sebuah lagu berjudul, "Erdowie, Erdowo, Erdogan", yang disiarkan di stasiun televisi NDR pada 17 Maret lalu.

Lirik lagu ini dinilai mengkritik Erdogan, khususnya dalam hal pemborosan anggaran dan memberangus kebebasan sipil.

"Seorang jurnalis yang menulis hal yang tak disukai Erdogan akan langsung dipenjara," demikian sebagian lirik lagu yang muncul dalam program Extra 3.

Lagu itu juga menyinggung aksi militer Turki dalam menumpas pemberontakan Partai Pekerja Kurdi (PKK).

"Dia benci Kurdi seperti membenci wabah dan memilih mengebom mereka ketimbang menyerang saudaranya, ISIS," demikian isi lagu itu.

Erdogan banyak dikritik karena dianggap menghidupkan kembali otoritarianisme di Turki dengan cara memberangus media yang mengkritik kebijakannya.

Erdogan juga menyingkirkan para politisi, akademisi, pengacara, dan kelompok-kelompok non-pemerintah yang dianggap berseberangan.

Meski demikian, Jerman melihat Turki sebagai rekan penting dalam mengatasi masalah gelombang pengungsi ke Eropa.

Namun, Jerman juga mengatakan, negeri itu akan tetap memegang teguh nilai-nilai yang diyakininya dan tetap menginginkan Turki menghargai hak-hak masyarakat sipil dan kelompok minoritas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X