Polisi Italia Tangkap Penyedia Dokumen Palsu untuk Penyerang Brussels

Kompas.com - 27/03/2016, 20:00 WIB
Salah seorang tersangka pengebom bandara Brussels yang kini buron, tertangkap kamera CCTV. AFPSalah seorang tersangka pengebom bandara Brussels yang kini buron, tertangkap kamera CCTV.
EditorErvan Hardoko

ROMA, KOMPAS.com - Kepolisian Italia menahan seorang pria Aljazair yang dicurigai memproduksi dokumen palsu yang digunakan para tersangka pengeboman Brussels.

Djamal Eddine Ouali (40), ditangkap pasukan anti-teror Italia, DIGOS, di sebuah kota kecil di wilayah selatan negeri itu. Demikian dikabarkan media Italia, Sabtu (26/3/2016).

Djamal dicurigai membuat dokumen palsu yang digunakan para tersangka pengebom Brussels. Nama pria ini ditemukan dalam sejumlah dokumen dalam penggerebekan apartemen di dekat Brussels, akhir Oktober lalu.

Di dalam apartemen itu polisi juga menemukan sejumlah foto para tersangka yang terlibat seragan Paris dan Brussels serta nama palsu yang mereka gunakan.

Sementara itu, kantor berita Belgia, Belga, mengabarkan, pada Minggu (27/3/2016), kejaksaan telah mendakwa seorang pria terkait penggerebekan di Paris, Kamis pekan lalu, saat aparat setempat menggagalkan sebuah rencana penyerangan.

Belga menyebut nama pria itu adalah Abderamane A, yang ditangkap usai baku tembak di distrik Schaerbeek, Brussels.

Sebelumnya, kejaksaan Belgia juga telah mendakwa tiga pria dengan tuduhan terorisme termasuk pria dengan nama Faycal C atau Faycal Cheffou yang disebut sebagai "pria dengan topi" seperti yang direkam CCTV bandara Zaventem.

Baca tentang


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X