Kompas.com - 16/03/2016, 15:09 WIB
EditorPascal S Bin Saju

QUITO, KOMPAS.com — Sebuah pesawat militer Ekuador jatuh di hutan Amazon, Selasa (15/3/2016) atau Rabu pagi WIB. Sebanyak 22 orang di dalam pesawat itu tewas.

"Tidak ada yang selamat," kata Presiden Ekuador Rafael Correa yang berkicau di akun Twitter-nya. "Peristiwa ini merupakan sebuah musibah," tulisnya.

Correa mengatakan, pesawat itu membawa 19 paramiliter, dua pilot, dan satu mekanik.

Pesawat itu jatuh di hutan hujan di Provinsi Pastaza, Ekuador timur, yang berbatasan dengan Peru. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan.

Namun, tim investigasi telah bertolak ke lokasi tempat kejadian.

Menteri Pertahanan Ricardo Patino mengatakan, dia sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi jatuhnya pesawat itu. Tidak ada penjelasan lanjutan dari dia tentang kejadian itu.

Pihak militer mengatakan, pesawat mengangkut para tentara untuk pelatihan terjun payung ketika kecelakaan itu terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.