Htin Kyaw Terpilih Jadi Presiden Myanmar, Pernah Sopiri Suu Kyi Satu Kali - Kompas.com

Htin Kyaw Terpilih Jadi Presiden Myanmar, Pernah Sopiri Suu Kyi Satu Kali

Kompas.com - 15/03/2016, 14:02 WIB
STR / AFP Htin Kyaw (69), seorang ekonom dan kawan dekat Aung San Suu Kyi, diajukan sebagai calon presiden Myanmar.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com – Htin Kyaw, penulis dan pernah satu kali menyopiri pejuang demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi, akhirnya terpilih menjadi presiden setelah meraih mayoritas suara parlemen, Selasa (15/3/2016).  Ia akan tercatat dalam sejarah dunia sebagai pemimpin sipil pertama bagi Myanmar.

Tokoh dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi itu meraih 360 suara dari 652 suara parlemen. Pembantu dekat ikon demokrasi Myanmar itu, yang diusulkan oleh majelis rendah parlemen, menyingkirkan dua kandidat lainnya.

Dua kandidat yang disingkirkan Htin Kyaw adalah Henry Van Thio dan Myint Swe. Henry, juga dari NLD  dan sekutu dekat Suu Kyi itu, diusulkan majelis tinggi parlemen. Sedangkan pencalonan Myint Swe diusulkan oleh fraksi militer parlemen.

 Anggota parlemen memberi tepuk tangan meriah begitu mengetahui Htin Kyaw terpilih dalam sidang istimewa pemilihan presiden di Naypyidaw, ibu kota Myanmar.

"Dengan ini saya menyatakan U Htin Kyaw telah terpilih sebagai presiden dengan suara terbanyak," kata Ketua Parlemen Man Win Khaing.

Myanmar sedang dalam masa transisi dari kepemimpinan junta militer selama hampir setengah abad menuju alam demokrasi sejati.

Era transisi dipimpin oleh mantan petinggi militer, Thein Sein, dan kini mulai 2016 negara itu akan dipimpin oleh presiden dari sipil untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Oleh sejumlah media asing, Htin Kyaw disebut-sebut sebagai mantan sopir pribadi Suu Kyi. Situs daring The Irrawaddy, seperti dipantau Kompas.com, mengutip seorang chef pribadi Suu Kyi, menyangkal berita itu.

Myint Soe, juru masak Suu Kyi antara  tahun 2004 - 2010 dan anggota NLD yang sangat dekat dengan Suu Kyi,  mengatakan, "Htin Kyaw tidak pernah sebagai sopir pribadi Suu Kyi".

"U Htin Kyaw ketika itu menawarkan diri untuk  "menyopiri" kendaraannya (Suu Kyi) ketika sopir tidak ada kala itu. Namun, itu tidak berarti dia seorang 'sopir' bagi Daw Aung San Suu Kyi,” katanya.


EditorPascal S Bin Saju

Close Ads X