Kompas.com - 15/03/2016, 12:06 WIB
Bunda Teresa dan Paus Yohanes Paulus II melambaikan tangan kepada umat di Nirmal Hriday Home di Kolkata, 3 Februari 1986. AFP PHOTO / JEAN-CLAUDE DELMASBunda Teresa dan Paus Yohanes Paulus II melambaikan tangan kepada umat di Nirmal Hriday Home di Kolkata, 3 Februari 1986.
EditorErvan Hardoko
VATICAN CITY, KOMPAS.com - Bunda Teresa, Selasa (15/3/2016), akan ditetapkan sebagai orang suci setelah sebuah panel Vatikan mengakui mujizat kedua terkait mendiang biarawati yang dikenal atas kerja kemanusiaannya di Kolkata, India.

Komite para pastor senior Vatikan menyetujui penyematan gelar orang suci ini kurang dari dua dekade setelah wafatnya Bunda Teresa.

Setelah komiter ini bertemu dan menyatakan persetujuannya, maka Paus Fransiskus akan menandatangani sebuah dekrit yang menyetujui kanonisasi bagi peraih Nobel Perdamaian 1979 itu.

Biarawati asal Albania itu merupakan satu dari lima kandidat peraih gelar orang suci namun sejauh ini nama Bunda Teresa yang paling berpeluang.

Upacara kanonisasi diperkirakan bakal digelar pada 4 September mendatang, di malam peringatan ke-19 tahun wafatnya Bunda Teresa.

Sementara itu, umat Katolik India berharap Paus Fransiskus bersedia berkunjung ke India untuk upacara kanonisasi.

Namun, di saat-saat terakhir diputuskan upacara akan digelar di Roma dan upacara mengenang Bunda Teresa akan digelar sebulan sesudahnya di India.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bunda Teresa dikenal di seluruh dunia karena kerja sosialnya membantu orang miskin, sakit, tua dan kesepian di kawasan kumuh kota Kolkatta atau dulu bernama Calcutta.

Bunda Teresa lahir pada 1910 di Skopje, Macedonia dengan nama Agnes Gonxha Bojaxhiu dari orangtua berdarah Albania.

Bunda Teresa tiba di India pada 1929, setelah sempat bertugas di Irlandia. Di India, Teresa mendirikan Ordo Misionaris Amal pada 1950 dan mendapatkan kewarganegaraan India setahun kemudian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.