Sistem Pertahanan Rudal Rusia Siap Dikirim ke Iran

Kompas.com - 11/03/2016, 15:12 WIB
Sebuah rudal darat-ke-udara jarak menengah Pantsir-S1 buatan Rusia dan sistem senjata artileri anti-pesawat. Wikimedia.orgSebuah rudal darat-ke-udara jarak menengah Pantsir-S1 buatan Rusia dan sistem senjata artileri anti-pesawat.
EditorPascal S Bin Saju
MOSKWA, KOMPAS.com –Media Rusia, Jumat (11/3/2016), menyebutkan, Moskwa akan mengirim sistem pertahanan rudal S-300  pertama ke Iran per Agustus atau September 2016.

Terkait rencana pengiriman sistem pertahanan rudal Rusia itu disampaikan oleh kantor berita RIA. Media pemerintah ini mengutip pernyataan pemimpin konglomerasi industri Rostec, Rusia, Sergei Chemezov, Jumat.

Sebelumnya, RIA menguti sumber yang tidak disebut namanya. Laporan awal itu mengatakan, rudal-rudal S-300 yang pertama dari Rusia telah dikirim pada Februari lalu. Iran adalah salah satu sekutu dekat Rusia yang juga ikut membantu sekutu Suriah dalam menyerang oposisi moderat dan militan.

Iran sendiri sedang menikmati masa asal “kebebasan” baru setelah Barat, termasuk  AS,  dan PBB mencabut sanksi ekonomi terkait program nuklirnya. Namun, tidak lama setelah pencabutan sansi dua bulan silam, Iran kembali melakukan uji coba peluncuran rudal balistik.

Sementara itu Rusia juga telah melakukan serangan udara yang menarget posisi milis Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di kota tua Palmyra, Suriah, Kamis. Serangan itu untuk mendukung pasukan Presiden Suriah, Bashar al-Assad untuk merebut kembali kota itu.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X