Kompas.com - 07/03/2016, 10:10 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

“Kami terus bekerja bersama, dan kami bekerja keras untuk mewujudkan persatuan nasional,” kata Abbas. Dari pernyataan ini tampaknya yang dimaksud “saudara” dalam pernyataan sebelumnya adalah kelompok Fatah dan Hamas, dua kekuatan yang menguasai Palestina saat ini.

Presiden Abbas juga berharap, kerja sama seperti itu dapat memperkuat upaya bagi kemerdekaan Palestina. “Meski sulit, seperti terjadi di Gaza, namun kami terus bekerja sama untuk membangun persatuan nasional,” katanya sambil berterima kasih kepada OKI yang terus berjuang untuk mendukung Palestina merdeka.

Presiden Jokowi mengatakan, selama Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, selama itu juga bangsa Indonesia berdiri tegak membela rakyat Palestina hingga mencapai kemerdekaannya. Israel telah melakukan penjajahan terhadap rakyat Palestina.

“Israel harus segera menghentikan penjajahan,” kata Jokowi, yang menegaskan bahwa banyak sekali kebiajakan sepihak dan illegal dalam politik Israel terhadap rakyat Palestina.

Jokowi mengatakan, rakyat Palestina tidak berdaya. Situasi kemanusiaan di sana semakin buruk. “Kita harus bersatu. Palestina juga harus melakukan rekonsiliasi, bersatu, dan Indondosia bantu proses rekonsiliasi itu,” katanya.

Presiden Jokowi mengatakan, batas toleransi terhadap pendudukan Israel di Palestina sudah lama berakhir. “Israel harus segera mengakhiri pendududukan,” ulang Jokowi untuk menegaskan betapa dunia internasional, termasuk Indonesia, siap membela Palestina.

Jokowi juga menegaskan, Indonesia akan segera membuka kantor Konsulat Jenderal di Palestina untuk menunjukkan dukungan yang kuat terhadap rakyat Palestina. Ia mengatakan, solusi dua negara harus menjadi agenda utama untuk menuju kemerdekaan rakyat Palestina dari jajahan Israel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.