Kompas.com - 07/03/2016, 01:02 WIB
EditorAmir Sodikin

Entah dalam pengertian serius atau hanya sekadar olok-olok kepada Nyonya Reagan, Donald Regan mengatakan sesuatu yang sulit dipercaya khalayak umum Amerika Serikat.

Di tangan Nancy Reagan, kata Donald Regan, astrologilah yang digunakan untuk menentukan waktu pidato presiden dan juga perjalanannya, dan bahkan penentuan operasi kanker 1985 suaminya.

"Hampir setiap langkah dan keputusan Reagan, yang dibuat waktu saya menjabat kepala staf Gedung Putih, dibersihkan terlebih dahulu oleh Nancy Reagan. Dia yang menyusun horoskop untuk memastikan bahwa planet berada dalam keselarasan yang menguntungkan," tulis Regan, seperti dikutip dari Reuters.

James Baker, yang menjabat sebagai kepala staf Gedung Putih pada masa jabatan pertama Reagan, memberi pandangan yang berbeda. "Jika ada satu orang yang sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan politik Ronald Reagan, itu adalah Nancy Reagan," kata Baker.

New York Times pernah membuat tulisan soal tudingan Donald Regan ini. Dalam sebuah terbitan New York Times disebutkan, juru bicara Gedung Putih Marlin Fitzwater membenarkan bahwa Reagan dan istrinya percaya pada astrologi. Astrologi ini berpengaruh pada saat menyusun jadwal atau membuat acara penting kenegaraan.

Seorang astrologer Californa mengatakan pernah memberi konsultasi pada keluarga Reagan. Namun, Reagan mengatakan astrologi tak digunakannya dalam pengambilan kebijakan.

Ketertarikan terhadap astrologi itu diduga bermula dari peristiwa percobaan pembunuhan terhadap Reagan pada 30 Maret 1981. Sebelum penembakan, seorang astrologer sudah mengingatkan kepada Nancy Reagan bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk hari itu.

"Akan terjadi insiden pada hari itu," kata seorang astrologer yang tak disebutkan namanya. Sejak itulah Nancy Reagan merasa yakin dengan astrologi.

Di masa tuanya, Nancy Reagan mencurahkan waktunya untuk merawat suami yang sakit di rumah mereka di Los Angeles. Ia selalu disiplin menjaga suaminya. Ketika suaminya meninggal, dia sendiri yang dengan tegar memimpin pemakaman sang suami pada 2004. (Reuters)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.