Kompas.com - 05/03/2016, 17:53 WIB
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kapal induk Angkatan Laut AS USS John C Stennis dikabarkan sedang berlayar menuju ke Laut China Selatan.

Kapal ini didamping kapal penjelajah USS Mobile Ray dan kapal perusak USS Stockdale dan USS Chung-hoon. Demikian juru bicara Armada Pasifik AS Clay Doss, Jumat (4/3/2016).

Doss, kepada harian The Washington Post, mengatakan, bahwa kapal induk itu berlayar dalam tugas rutin di kawasan yang menjadi sengketa itu.

Dia menambahkan, angkatan laut AS akan secara reguler berpatroli di Laut China Selatan yang diperebutkan sejumlah negara ini.

Sejak Oktober tahun lalu, angkatan laut AS telah menggelar dua patroli di Laut China Selatan, termasuk yang dilakukan USS Lassen yang dipersenjatai misil berpemandu laser.

Saat itu, USS Lassen sempat berlayar di wilayah 12 mil laut yang diklaim China sebagai wilayah negeri itu.

Beijing berulang kali menyalahkan pemerintah AS sebagai penyebab militerisasi di kawasan yang diklaim Negeri Tirai Bambu tersebut.

Meski demikian, Pentagon bersikukuh kapal-kapal perang AS akan tetap berlayar di perairan itu karena selama ini dianggap sebagai perairan internasional.

"Kami menilai langkah AS mengirim kapal perang dan pesawat tempur di dekat Kepulauan Spratly dan sejumlah karang sebagai bentuk unjuk kekuatan bukan hal yang baik," kata juru bicara Kongres Nasional China, Fu Ying mengomentari keberangkatan kapal induk USS John C Stennis.

"Langkah AS ini memunculkan rasa muak di kalangan rakyat China," tambah Fu.

Pemerintah AS, lanjut Fu, selalu mengatakan berada dalam posisi netral dalam masalah sengketa di Laut China Selatan.

"Namun AS terus melakukan hal yang memicu ketegangan sehingga memunculkan pertanyaan serius terkait motif mereka," ujar Fu.

"Jika Anda perhatikan dengan seksama, justru AS yang mengirimkan pesawat-pesawat canggih dan kapal perang ke Laut China Selatan," tambah Fu seperti dikutip The Strait Times.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.