Kompas.com - 04/03/2016, 17:48 WIB
Berta Caceres (43), aktivis lingkungan asal Honduras. AP PhotoBerta Caceres (43), aktivis lingkungan asal Honduras.
EditorErvan Hardoko
TEGUCIGALPA, KOMPAS.com - Seorang aktivis lingkungan yang berjuang untuk menghentikan pembangunan sebuah PLTN dan pertambangan di tanah milik warga asli Honduras, tewas ditembak di kediamannya, Kamis (3/3/2016).

Berta Caceres, seorang guru berusia 43 tahun itu, tewas ditembak dua orang pria di kediamannya di La Ezperanza, Honduras, 180 kilometer sebelah barat ibu kota Tegucigalpa.

Demikian dijelaskan Menteri Keamanan Honduras Julian Pacheco yang mengecam keras serangan tersebut.

Berta yang berulang kali mendapatkan ancaman pembunuhan, pernah meraih penghargaan Goldman Environment Prize pada 2015.

Penghargaan itu diberikan atas perjuangan perempuan ini mencegah pembangunan bendungan bernilai 50 juta dollar AS yang berpotensi mengakibatkan ratusan orang suku Indian kehilangan tempat tinggal.

Kematian Berta ini serta merta memicu unjuk rasa para mahasiswa Universitas Otonomi Nasional. Sebagai bentuk protes mereka memblokir sejumlah ruas jalan di dekat kampus.

Mereka juga memecahkan kaca gerai Burger King setempat dan melempari polisi antihuru-hara dengan menggunakan batu.

"Pembunuhan Berta adalah sebuah tragedi yang pasti terjadi. Selama bertahun-tahun, Berta sudah menjadi korban pelecehan dan ancaman untuk menghentikan perjuangannya membela warga asli negeri ini," kata Erika Guevara-Rosas, direktur Amnesty Internasional Amerika.

Ucapan bela sungkawa juga datang dari aktor pemenang Oscar 2016, Leonardo DiCaprio yang dalam pidato kemenangannya menyerukan perlunya membela lingkungan.

"Sebuah berita sedih datang dari Honduras pagi ini. Kita harus menghormati perjuangan berani (Berta) Caceres," ujar Leo lewat akun Instagramnya.

"Dunia sudah kehilangan seorang pemimpin hebat. Kita harus menghormati perjuangan Caceres, seorang ekologis, humanis dan inspirasi bagi kita semua," tambah bintang film The Revenant itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.